UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

MAKALAH PENGANTAR BISNIS
INFORMATIKA
|
DEPOK
2019
TUGAS:
Buatlah tulisan yang membahas tentang:
perundingan dan prosedur pengadaan barang dan jasa, sumber informasi tentang
penawaran atau peluang proyek TIK, Kebutuhan dokumen yang tertuang dalam KAK
dan artikel pribadi tentang sikap menumbuhkan semangat dalam belajar.
KETENTUAN:
- Font yang digunakan adalah tipe
Verdana 12 cpi berspasi 1,5.
- Diserahkan tepat waktu yang
disetujui dan tidak boleh diwakilkan.
- Menggunakan kaidah bahasa
Indonesia yang sopan, santun, baik dan benar.
- Tidak boleh ada naskah atau
tulisan yang sama dengan teman sekelas.
Dalam menjalankan fungsi perusahaan,
sudah pasti dibutuhkan logistik, peralatan dan layanan yang mendukung kerja
optimal suatu lembaga. Kebutuhan ini diambil oleh beberapa pihak, baik itu
Induk perusahaan maupun Perusahaan Anak. Berbeda dengan pengadaan barang
dan jasa di pemerintah dan pemerintah, pengadaan barang dan jasa di pemerintah
lebih rumit karena terkait dengan perhitungan APBN / APBD yang digunakan untuk
membeli barang atau jasa tersebut.
Aktivitas pengadaan tidak terbatas pada
proses pengadaan, namun demikian pengadaan kegiatan yang dibatasi oleh lima
kegiatan utama, yaitu rencana pengadaan, proses pengadaan, penerimaan dan
penyimpanan, serta penggunaan dan manajemen aset, dan tiga transaksi, yaitu
transaksi pembelian barang / jasa (kontrak), transaksi penerimaan barang /
jasa, dan transaksi penggunaan atau penggunaan barang / jasa.
Dalam proses pengadaan barang dan jasa,
ada beberapa istilah yang perlu diketahui agar tidak menimbulkan ambiguitas dan
salah tafsir. Beberapa adalah adalah:
- Barang, merupakan istilah yang
digunakan untuk menyebut benda, baik dalam bentuk bahan baku, setengah
jadi, maupun barang jadi yang menjadi objek dari pengadaan barang
pemerintah.
- Jasa, terbagi menjadi Jasa
Konsultasi, Jasa Pemborongan dan Jasa lainnya.
- Pejabat Pembuat Komitmen (PPK),
yang merupakan pemilik pekerjaan yang bertanggung jawab atas proses
pengadaan barang dan jasa pemerintah, yang ditunjuk oleh Pengguna Anggara
/ Kuasa Pengguna Anggaran.
- Penyedia barang jasa, merupakan
perusahaan atau badan perseorangan yang menyediakan barang / jasa.
Panitia Pengadaan dan Penyedia Barang /
Jasa
Anggota panitia harus memenuhi beberapa
persyaratan termasuk penguasaan tentang prosedur pengadaan, pengadaan
substansi, jenis pekerjaan yang akan dilakukan, serta memiliki sertifikat
pengadaan barang / jasa pemerintah dan tidak memiliki hubungan keluarga dengan
pejabat pengangkat.
Sama halnya dengan panitia pengadaan,
penyedia barang dan jasa pemerintah juga diharuskan memenuhi persyaratan
tertentu yang ditentukan dalam peraturan tentang pengadaan barang dan jasa
pemerintah. Ketidaklengakapan persyaratan ini dapat menjadi penyebab tidak
diakuinya penyedia barang / jasa dalam lelang atau penunjukan oleh lembaga
terkait. Berikut ini beberapa kriteria penyedia barang / jasa:
- Memiliki keahlian, kemampuan
manajerial dan teknis yang memadai, keahlian yang sesuai dengan
persyaratan yang dikeluarkan oleh lembaga yang menyediakan proyek
pengadaan barang / jasa.
- Memenuhi peraturan tentang usaha
seperti yang ditentukan oleh peraturan-undangan yang disetujui bentuk dan
legalitas usaha.
- Mempekerjakan anggaran untuk
kontrak yang akan dikerjakan.
- Bebas dari situasi pailit,
pengawasan pengadilan juga memiliki direksi yang tidak dalam proses hukum.
- Memenuhi kewajiban sebagain wajib
pajak pada tahun sebelumnya yang dibuktikan dengan pelengkap SPT dan SSP
tahun terakhir.
- Pernah meminta proyek pengadaan
barang / jasa untuk perusahaan swasta atau pemerintah dalam kurun waktu 4
tahun terakhir. Poin ini termasuk pengalaman subkontrak pengadaan
barang / jasa.
- Memiliki alamat tetap dan dapat
dicapai dengan pos.
- Tidak masuk daftar hitam penyedia
barang / jasa.
Prinsip Dasar Pengadaan
Pengadaan barang / jasa yang
dilaksanakan dengan menggunakan prinsip dasar sebagai berikut:
- Transparan: semua ketentuan dan
informasi, baik administrasi teknis termasuk tata cara penilaian, hasil
peninjauan, dan penetapan penyedia barang / jasa harus terbuka bagi
penyedia barang / jasa yang berminat dan dapat dibeli dengan baik;
- Adil: tidak diskriminatif dalam
memberikan bantuan bagi semua calon penyedia barang / jasa dan tidak
bertujuan untuk memberikan keuntungan kepada pihak tertentu, dengan cara
atau alasan apa pun;
- Bertanggung jawab: mencapai
sasaran fisik, kualitas, kegunaan, juga manfaat bagi kelancaran
pelaksanaan usaha sesuai dengan prinsip-prinsip dan kebijakan serta
ketentuan yang berlaku dalam pengadaan barang / jasa;
- Efektif: sesuai dengan kebutuhan
yang ditentukan dan dapat memberikan Manfaat yang sebanding dengan para
pihak terkait;
- Efisien: menggunakan dana, daya,
dan fasilitas yang optimal untuk mencapai target yang telah ditetapkan
dengan biaya yang wajar dan tepat sesuai kesepakatan;
- Kehati-hatian: senantiasa
mempertimbangkan atau membahas masalah, tindakan, atau bentuk apa pun
langkah antisipasi untuk menghindari kerugian material dan material selama
proses pengadaan, proses pelaksanaan pekerjaan, dan paska pelaksanaan
pekerjaan;
- Kemandirian: kepentingan khusus di
mana pengadaan barang / jasa dikelola oleh profesional tanpa benturan
kepentingan dan pengaruh dari pihak manapun;
- Integritas: berarti pelaksana
pengadaan barang / jasa harus disetujui penuh untuk memenuhi pengadaan
etika;
- Tata Kelola Perusahaan yang Baik : Memenuhi prinsip-prinsip
tata kelola perusahaan yang baik.
Sumber Informasi Tentang Penawaran atau
Peluang Proyek TIK
- Proses mencari informasi peluang
usaha
Informasi sangat penting dalam mencari
peluang-peluang yang ingin kita ketahui sebagai wahana keterbukaan kita bagi
bermacam-macam berita yang ada di lingkungan kita. Banyak informasi yang
sering terabaikan, hal ini disebabkan oleh kekurangmampuan kita dalam
meningkatkan dan memperbesar peluang-peluang yang ada. Banyak sumber untuk
mendapatkan informasi, dari mulai media cetak hingga pada media
elektronik. Semakin lengkap sumber-sumber informasi yang ada semakin
memudahkan kita untuk mendapatkan informasi tentang peluang
berbisnis. Kecanggihan teknolgi dan sumber informasi yang banyak sebagi
contoh: majalah, Alquran, televisi, brosur, pamflet, baligo, buku, internet,
radio, dan lain-lain. Media-media informasi itu harus kita manfaatkan agar
maksimal timbale balik manfaat yang ada pada kita sebagai pencari informasi
utama informasi peluang bisnis. Berikut beberapa kiat dalam mencari
informasi peluang bisnis:
- Informasi tentang kepribadian dan
kemampuan dirinya -> Temukenali Diri Anda
- Peluang yang dapat diraih
- Kebutuhan dan keinginan konsumen
- Lingkungan yang berselisih
- Situasi persaingan
- Dukungan dan tren kebijakan
pemerintah
Tahapan
pengembangan usaha
Tahapan yang dilakukan dalam proses
pengembangan usaha yaitu:
- Ide Usaha
- Kelayakan (rencana bisnis)
- Implementasi (proses bisnis)
- Prestasi
Sumber
ide usaha
Ide usaha yang dapat diperoleh dari
berbagai sumber diperoleh:
- Berdasarkan hobi
- Berdasarkan keahlian (contoh:
latar belakang pendidikan)
- Merupakan usaha warisan
- Membuat inovasi baru
- Menyesuaikan dengan kebutuhan
sekitar
Faktor
utama sebelum memulai usaha
Diperoleh beberapa faktor utama yang
harus dipertimbangkan sebelum memulai usaha, yaitu:
- Faktor kelayakan pasar
- Faktor kesukaan
- Faktor keahlian atau familiaritas
- Faktor dana
- Faktor bahan baku
- Faktor sumber daya manusia dan
teknologi
- Faktor kepribadian
Perkembangan
bisnis TI dunia
Mungkin setiap orang saat ini sangat
tergantung sekali pada komputer, memilih komputer saat ini bukan lagi merupakan
barang mewah, Alat ini telah digunakan di berbagai bidang pekerjaan, termasuk
di dalam dunia pendidikan. Pengenalan Teknologi Informasi dan Komunikasi
(TIK), diharapkan dapat membuat perubahan dalam kehidupan yang meningkat dan
mengubah penggunaan beragam produk TIK. Melalui Perangkat Teknologi
Informasi dan Komunikasi, kita dapat mencari, membahas, menganalisis, dan
saling bertukar informasi secara efisien dan efektif. TIK akan memudahkan
kita, mendapatkan ide dengan cepat dan bertukar pengalaman dari berbagai
kalangan. Mulai dari anak-anak hingga dewasa, wanita pun jadi, sekarang,
tidak sedikit negara yang menerima teknologi informasi dan komunikasi kepada
wanita,
Dengan demikian, diharapkan dapat
mengembangkan sikap dan kemampuan belajar mandiri, sehingga kita dapat
memutuskan dan menggunakan sendiri dan menggunakan TIK secara tepat dan
optimal, termasuk implikasinya saat ini dan di masa yang akan datang.
Teknologi Informasi dan Komunikasi dua
aspek, yaitu Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi. Teknologi
Informasi, memuat segala hal yang terkait dengan proses, penggunaan sebagai
alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi.
Sementara Teknologi Komunikasi mewakili
segala hal yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan
mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya.
Oleh karena itu, Teknologi Informasi
dan Teknologi Komunikasi adalah suatu padanan yang tidak terpisahkan yang
memuat pengertian tentang semua kegiatan yang berkaitan dengan manipulasi,
pengelolaan, pengelolaan, dan transfer / pemindahan informasi antar media.
TIK pun sekarang digunakan di bidang
ekonomi, upaya keras dari pemerintah untuk membangun sarana dan fasilitas
teknologi informasi dan telekomunikasi di Indonesia upaya untuk memfasilitasi
kegiatan antar-ekonomi Oleh sebab itu pemerintah menentang keras untuk
memperbaharui layanan telekomunikasi sampai ke seluruh lapisan masyarakat. Instrumen
yang digunakan selama ini adalah melalui badan usaha operator telekomunikasi
yang melakukan usaha / layanan telekomunikasi melalui layanan telepon rumah,
seluler, atau satelit. Secara teknis cara ini telah berhasil membuat
fasilitas telekomunikasi seluruh wilayah geografis Indonesia (dari Sabang
sampai Merauke). Namun keterjangkauan teknis-geografis ini tidak membuat
sistem telekomunikasi terjangkau bagi masyarakat,
dalam perkembangan bisnis di dunia itu
sendiri ada jenis dan jenis bisnis yang disediakan 2 macam bisnis informasi
produk dan jasa.
- Produk
- Hardware / Perangkat Keras
- Perangkat Lunak / Perangkat Lunak
- Jasa
- Aplikasi
- e-commerce
- Infrastruktur informasi dan
komputer
Perangkat lunak
Adalah bisnis yang melakukan pejualan
terhadap perangkat lunak / perangkat lunak. Dapat menerima pemesanan
sesuai kebutuhan perusahaan.
Infrastruktur
Adalah bisnis Informatika yang
menyediakan layanan informasi dan komputer, seperti Penyedia Layanan Internet,
Jaringan Komputer, dll.
E-niaga
Internet berkembang menjadi saluran
distribusi global utama untuk produk jasa, bidang pekerjaan bidang manajerial
dan profesional.
E-commerce dapat ditentukan dari
beberapa perspektif:
- Komunikasi: pengiriman barang,
jasa, informasi, atau pembayaran melalui jaringan komputer atau peralatan
elektronik lainnya.
- Perdagangan: penyediaan sarana
untuk membeli dan menjual produk, jasa, dan informasi untuk internet atau
fasilitas lainnnya secara online.
- Proses Bisnis: menjalankan proses
bisnis melalui jaringan elektronik, memulai proses bisnis dengan informas
- Layanan: pemerintah bagi
pemerintah, perusahaan, konsumen, dan manajemen untuk memangkas biaya
administrasi / operasi sekaligus meningkatkan mutu dan kecepatan layanan
bagi konsumen.
Dokumen Kebutuhan yang tertuang dalam
KAK (Kerangka Acuan Kerja) atau TOR (Dokumen Referensi) atau Dokumen Penawaran
Sesuai dengan namanya, KAK adalah
tujuan dalam setiap pengadaan barang / jasa yang terdiri atas:
- uraian kegiatan yang akan dibahas
nanti, maksud, dan tujuan, lokasi kegiatan, sumber perhatian, serta jumlah
tenaga kerja yang dibutuhkan;
- waktu yang diperlukan dalam
melaksanakan kegiatan / pekerjaan tersebut mulai dari yang direncanakan,
rencana pengadaan sampai dengan penyerahan barang / jasa;
- spesifikasi teknis barang / jasa
yang akan diadakan; dan
- Nilai total estimasi biaya
pekerjaan termasuk pajak yang harus dibayarkan pada kegiatan tersebut.
Istilah lain yang sering digunakan
untuk menggambarkan KAK adalah Term Of Reference (TOR). KAK dan RAB
merupakan dokumen awal yang disusun untuk penganggaran tahunan dan termasuk
dalam dokumen anggaran K / L / D / I.
Permasalahan yang terjadi di lapangan,
karena proses pengadaan yang dilakukan dimulai dari persyaratan yang
mengada-ada, maka persiapan KAK juga hanya dilakukan secara hati-hati dan
sedang dilakukan untuk menggugurkan dokumen-dokumen dalam pembuatan anggaran
belaka.
Sering terjadi, karena sifat pekerjaan
selalu berulang setiap tahun, maka KAK yang disusun hanya sementara “save as”
dari dokumen KAK tahun sebelumnya. Cukup dengan mengganti jumlah target
dan mencocokkan nilai anggaran dengan standar biaya terbaru dengan mengatur
biaya asal-asalan maka KAK sudah siap pakai untuk menyiapkan anggaran
pembahasan.
Inilah yang menyebabkan proses
pengadaan menjadi kacau balau, karena ruh utama pengadaan, yaitu memenuhi
kebutuhan tidak tersampaikan jelas dan dibahas sepenuhnya terukur. Proses
persiapan KAK berhenti hanya sebatas pemenuhan persyaratan administrasi dalam
penganggaran.
Ciri-ciri KAK yang tidak menjadi acuan,
biasanya adalah:
- Tidak ada yang disetujui antara
program atau kegiatan dengan Visi, Misi, dan Strategi K / L / D /
I. Kegiatan tiba-tiba muncul begitu saja di untaian kalimat KAK dan
tidak memiliki landasan “Program” hingga program tersebut harus ada
- Susunan kata, kalimat, bahkan
paragraf, sama dengan KAK sebelumnya, atau dengan KAK sejenis dari bagian
/ bidang lain
- Jadwal Waktu yang diterbitkan
dalam KAK banyak yang tidak masuk akal, misalnya pekerjaan sudah dimulai
pada bulan Januari sedangkan anggaran pada bulan ini masih belum
disahkan. Juga menentukan lamanya waktu pelaksanaan tidak dapat
dipertanggung jawabkan karena merupakan perkiraan. Juga menyetujui
dilacak ke belakang, maka pelaksanaan pekerjaan tidak pernah sesuai dengan
yang tertuang dalam KAK
- Jumlah sasaran dan sasaran
kegiatan hanya bisa dicocokan-cocokkan dengan anggaran yang
tersedia. Sama sekali tidak ada yang menentang jumlah peserta dengan
sasaran yang ingin dicapai.
Satu-satunya jalan untuk dilewatkan.
Ini adalah satu-satunya jalan bagi Kerangka Acuan Kerja yang benar-benar menjadi
referensi.
Bisnis TIK
Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana
seseorang atau sekelompok orang sibuk melakakukan pekerjaan yang menghasilkan
keuntungan. Kata “bisnis” sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya
— penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu
kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau
keuntungan. Bisnis informasi adalah bisnis menghasilkan
keuntungan terutama dari pejualan-kembali properti intelektual (intelellectual
property). Bisnis & Informatika. Memiliki dua arti yang saling berbeda.
Dalam pengertian yang sederhana bisnis informatika adalah suatu kegiatan yang
dilakukan individu atau sekelompok orang yang memiliki nilai (value) dengan
tujuan mendapatkan keuntungan (profit) yang dilakukan dengan bantuan teknologi
informasi. Yang dimaksud teknologi informasi disini mencakup semua hal yang
berkaitan dengan teknologi informasi.
Untuk salah satu jenis Bisnis Informatika yang
saya pilih adalah perusahaan Carousell. Carousell siap bersaing di insdustri
e-commerce Indonesia. Setelah sukses di Singapura, Carousell yang dikenal
sebagai marketplace dan aplikasi belanja kini siap bersaing di tengah industri
e-Commerce Indonesia yang kian sengit. Carousell menganggap Indonesia sebagai
pasar terpenting bagi perkembangan bisnisnya. Menurut perusahaan yang didirikan
oleh start-up dengan nama yang sama itu masyarakat Indonesia tidak hanya digitally
savvy, tetapi juga telah beralih ke ponsel untuk melakukan jual beli secara
online. Saya melihat Carousell sebagai sebuah app jual beli dengan konsep
jejaring sosial. Pengguna (pembeli/penjual) bisa melihat daftar produk yang
dijual oleh pengguna lainnya, dan membelinya hingga melakukan negosiasi harga
dengan sang penjual secara langsung, tanpa perlu keluar dari aplikasi tersebut.
Tidak perlu lagi bertukar nomor ponsel, tidak perlu lagi bertukar pin BBM.
Seluruh proses jual beli dari awal hingga akhir bisa kamu selesaikan di
Carousell. Alur yang singkat dan tidak bikin repot, itu kesan pertama saya
ketika mulai berjualan lewat Carousell. Tidak banyak langkah yang harus saya
ambil dan tidak perlu menunggu penilaian apapun untuk menjual barang. Hal ini membuat
proses penjualan sangat cepat. di saat harus menambahkan deskripsi mengenai
barang dagangan saya, saya hanya perlu mengisi 3 kolom
saja; Category, Item dan Price.
Kolom Category berfungsi mengklasifikasikan jenis produk yang kamu
jual. Kolom Item adalah tempat bagimu mendeskripsikan barang
daganganmu dengan kata-kata dan Price adalah kolom harga. Selain mengisi kolom-kolom tersebut, di bagian ini
kamu juga bisa menambahkan 3 foto lainnya – tanpa perlu mengolahnya lagi – guna
mendukung barang daganganmu. Dan sesudah tahapan ini kamu tuntaskan, barang
daganganmu siap untuk dijajakan.
Kelebihan dan
kekurangan yang diperoleh Kelebihan Carousell sudah jelas terlihat. Konsep jual
beli yang diusung sungguh inovatif; menjalankan rantai jual beli dari awal hingga
akhir tanpa perlu keluar dari aplikasi sekali. Tampilan Carousell yang ramah
dan sederhana juga berperan besar dalam memudahkan pengguna melakukan jual
beli.
Meski begitu, saya agak bosan dengan featured
image yang dipajang di bagian kategori produk. Awalnya saya kira gambar
tersebut adalah barang dagangan dari user lainnya, tapi, setelah keluar masuk
beberapa kali dari Carousell, ternyata gambar di bagian tersebut tidak kunjung
berubah. Selain itu, saat proses pengolahan gambar, tombol “Back” dan “Done” di
bagian atas juga terlihat kurang presisi.
Perkembangan
bisnis TI di Indonesia cukup drastis, hal ini didukung dengan naiknya kebutuhan
pada teknologi informasi, yang mana pada sekarang ini hampir semua kegiatan dan
pekerjaan kita menggunakan beberapa hal dari dunia teknologi informasi.
Perkembangan ini dapat dilihat dari berbagai aspek, seperti dalam dunia bisnis.
Bisnis dalam bidang informatika ini memiliki peluang yang cukup baik dan cukup
menjanjikan. Karena itulah banyak orang yang mencoba untuk menggeluti bidang
ini, seperti bisnis hardware, software dan penyedia layanan konsultasi dan
bisnis jual-beli online. Sekarang ini banyak perusahaan yang melakukan bisnis
online, seperti penjualan sepatu dan baju (toko online), mainan, bahkan makanan
juga bisa dipesan secara online. Hal ini terjadi karena internet seperti yang
kita ketahui dapat menembus batas ruang dan waktu.
Perkembangan
teknologi informasi dan komputer menyebabkan perubahan kultur kita sehari-hari
yang disebut dengan “information age”. Media elektronik menjadi salah satu
media andalan untuk melakukan komunikasi dan bisnis. Meskipun penggunaan media
elektronik ini belum dimengerti, akan tetapi desakan bisnis menyebabkan para
pelaku bisnis mau tidak mau harus menggunakan media elektronik ini. Seperti
yang kita tahu permasalahan di dunia ini adalah “ruang dan waktu” oleh karena
itu penerapan teknologi informatika sangat dibutuhkan, maka dibutuhkan sebuah
penerapan teknologi ini untuk memecahkan masalah. Karena banyaknya permintaan
dalam teknologi informasi dan komputer di Indonesia dalam segala bidang maka
munculah perusahaan-perusahaan yang bergelut dalam bisnis informatika ini.
Seperti contohnya adalah penyedia layanan internet, software house, hosting,
dll.
Perkembangan
bisnis TI di Indonesia belakangan ini terjadi peningkatan yang sangat pesat
mengingat kebutuhan akan dalam bidang ini sangatlah besar dari tahun ke tahun.
Ini menjadikan bisnis informatika menjadi salah satu bisnis yang mempunyai
potensi yang cerah untuk kedepannya. Hal ini juga harus didukung oleh sumber
daya yang berkualitas, melihat kualitas teknologi informasi dan komputer yang
dituntut semakin baik setiap saatnya. Saat ini dunia TI mengalami banyak
perkembangan terutama dalam bidang bisnis. Pada lingkungan bisnis, kehadiran
teknologi informasi mulai disadari dapat menghadirkan berbagai solusi yang
dapat membantu proses bisnis yang ada dan mengoptimalkan efesiensi bisnis
berbasis teknologi informasi. Perkembangan teknologi informasi telah berkembang
luar biasa hebatnya baik dari sisi perangkat keras, perangkat
lunak, atau sumber daya manusia yang mendayagunakannya.
Sekarang TI banyak membantu kebutuhan seseorang
dan sudah banyak orang yang terbiasa dengan komputer, bahkan dengan internet.
Dunia bisnis tentunya banyak mengalami persaingan, sehingga membutuhkan semua
informasi yang aktual, cepat dan dapat dipercaya. Semua itu menggunakan
Teknologi Informasi dan Komunikasi. Pergerakan bisnis yang semakin cepat
menuntut komunikasi (suara, data dan informasi) yang lebih lebih cepat guna
mempertahankan pelanggan, pemasok, bahkan dalam menghadapi persaingan. Salah satu media yang digunakan dalam
mengembangkan bisnis di dunia Informatika adalah internet. Internet adalah
jaringan komputer tanpa mengenal batas jarak dan waktu yang didalamnya terdapat
berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis hingga dinamis dan
interaktif. Maka dari itu banyak orang bahkan perusahaan memanfaatkan internet
sebagai ladang bisnis, mulai dari menjual jasa, penjualan dan pembelian produk
bahkan pemasaran suatu produk perusahaan. Dunia bisnis
dibidang TI akan berkembang pesat dan mengalami kemajuan dengan adanya media
informasi dan perangkat teknologi yang makin canggih. Dari dunia Maya atau internet inilah lahir sebuah
social media. internet dan social media bisa menjadi alat bagi perusahaan untuk
mengenal pasar dan konsumennya.
SUMBER:
https://www.liputan6.com/tekno/read/2148765/carousell-siap-bersaing-di-industri-e-commerce-indonesia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar